Halloween party ideas 2015


Dalam kegiatan belajar mengajar, sudah seharusnya seorang guru mengetahui beberapa macam media pembelajaran. Juga harus mengetahui media apa saja yang sekiranya bisa digunakan agar kegiatan pembelajaran di kelas bisa efektif. Seorang guru juga harus tahu bahwa media pembelajaran akan sangat bermanfaat media tersebut bisa dipergunakan dengan baik dan benar sesuai fungsi, situasi dan kondisi.

Macam-macam Media Pembelajaran Efektif / grattan.edu.au
Agar kegiatan belajar mengajar menjadi berhasil dan efektif, maka guru harus mengenal beragam macam media pembelajaran tersebut. Secara umum media dalam kegiatan pembelajaran itu terbagi menjadi 4 jenis. Empat media pembelajaran itu adalah media audio, media visual, media audio visual dan media serbaneka.

Dari keempat jenis di atas, setiap jenis media mempunyai karakteristik tersendiri yang harus guru ketahui. Berikut adalah penjelasan dari beragam media pembelajaran di atas:

Media Pembelajaran Audio

Media pembelajaran jenis Audio atau suara, punya fungsi yang sangat penting dalam menunjang efektivitas dan keberhasilan dalam kegiatan Belajar mengajar. Jika anda renungkan lebih lanjut, inti dari media pembelajaran efektif adalah dengan menggunakan media pembelajaran audio. 

Media pembelajaran audio ini bisa memberikan pengalaman belajar kepada siswa dengan efektif dan  baik. Banyak sekali bentuk media pembelajaran jenis audio ini. Salah satunya adalah berupa media rekaman suara. 

Sumber dari media pembelajaran ini bisa anda dapatkan melalui radio, poadcast, internet, dan lain sebagianya. Salah satu strategi efektif dalam memanfaatkan media pembelajaran dengan audi adalah dalam hal materi bahasa, baik pidato, bahasa asing, kecapakan berbicara dan jenis pelajaran lainnya. 

Di dalam dunia pendidikan formal, penggunaan media audio bisa sering ditemui di laboratorium bahasa. Dalam laboratorium bahasa tersebut disediakan alat atau instrumen keras yang berfungsi mewujudkan media audio selama proses belajar mengajar. Laboratorium ini secara umum merupakan ruang siswa untuk belajar bahasa asing. Salah satu bentuk kegiatan belajarnya adalah siswa akan belajar mendengar suara, memahami dan mengamati, hingga menyimpulkan apa yang mereka pahami dari percakapan yang mereka dengar.


Media Pembelajaran Visual

Media Visual atau media pembelajaran menggunakan gambar adalah media yang membidik fungsi indra penglihatan. Di dalam kegiatan pembelajaran bersama siswa, media visual akan mampu mempermudah pemahaman para siswa mengenai pelajaran atau materi yang sedang diajarkan. Fungsi lain dari media visual ini adalah juga bisa meningkatkan minat dan keinginan belajar siswa karena daya faham yang bisa meningkat. Juga siswa akan lebih tertarik belajar jika media visual disajikan dengan cara yang kreatif dan menarik. 

Media pembelajaran visual juga dapat menjelaskan hubungan antara dunia nyata dengan isi materi pelajaran secara gamblang.

Secara umum, Media pembelajaran jenis visual atau gambar ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu media visual dengan objek diam dan media visual dengan objek bergerak. Secara rinci penjelasannya ada pada bagian berikut:

Media Visual Diam (Tanpa Gerak)

Media visual diam ini memiliki jenis atau bentuk yang bervariasi, diantaranya adalah:

Gambar Representasi

Bisa berbentuk foto, ilustrasi, lukisan, kaligrafi atau apapun yang menunjukan sebuah objek dalam bentuk gambar.

Grafik

 Grafik adalah gambaran mengenai pasang surutnya suatu keadaan, situasi atau data yang ada dengan presentasi garis atau gambar. 

Diagram

Diagram adalah suatu gambaran atau representasi simbolis mengenai sebuah informasi yang tersaji dalam bentuk geometri dua dimensi sesuai teknik visualisasi yang dipakai.

Peta

peta bisa berupa peta dalam pengertian geografi, atau peta dalam pengertian peta konsep atau mindmap.

Media Visual Bergerak

Media visual gerak contohnya adalah media visual dengan tampilan gambar yang wujudnya berbentuk suatu gerakan. Contoh umumnya adalah video, film tanpa suara dan lain sebagainya.

Sebenarnya media pembelajaran visual memiliki bentuk yang beragam. Dalam artikel berikut akan dijelaskan mengenai contoh media pembelajaran interaktif berbasis visual: Contoh Media Pembelajaran Interaktif.

Media Pembelajaran Audio Visual

Media pembelajaran jenis Audio Visual, sesuai namanya adalah media yang menggabungkan antara media audio atau suara dan visual atau gambar. Oleh karenanya, dalam media pembelajaran ini terdapat gambar sekaligus suara mengiringi tampilannya. Proses pembuatan media jenis ini bisa jadi harus melewati kesulitan berlipat karena harus memperhatikan visual dan audio. 

Salah satu bentuk media audio visual adalah storyboard, dimana dalam pembuatannya melewati prosespenulisan naskah terlebih dahulu yang tentunya membutuhkan perencanaan yang matang. Model media audio visual dengan memaparkan proses perkembangbiakan hewan menggunakan animasi juga membutuhkan pembuatan animator yang menguasai software animasi.

Jika media berupa storyboard, maka naskah yang menjadi bahan narasi tentu harus relevan dengan bahan ajar yang akan disampaikan kepada siswa. 

Media Serbaneka

Media serbaneka adalah media yang dibuat berdasarkan potensi yang ada pada suatu daerah, wilayah atau tempat tertentu. Tempat ini bisa jadi di sekolah, diperkampungan desa atau di suatu lokasi yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Contoh sederhananya adalah, media serbaneka bisa berupa: Media tiga dimensi, papan, realita dan sumber belajar apapun yang didapat dari sisi sosial masyarakat.

Media Tiga Dimensi

Contoh media jenis tiga dimensi diantaranya: Mock Up dan Diaroma.

Papan (Board)

Contoh media pembelajaran efektif dengan Papan (Board), bisa berupa papan dari flanel, papan tulis biasa, papan magnetik, papan buletin dan sejenisnya.

Realita

Media Realita adalah susuatu yang bisa dijadikan media berdasarkan benda nyata, contohnya guru yang membawa dan memperlihatkan hewan kepada siswa.

Sumber Belajar di Masyarakat

Sumber belajar di masyarakat contohnya bisa berupa berkemah atau karya wisata.



Powered by Blogger.