Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Manfaat Yogurt untuk Bayi

Yogurt Sebagai Makanan Bernutrisi Tinggi


Yogurt adalah produk olahan susu fermentasi yang dibuat dari reaksi bakteri penghasil asam laktat spesifik pada susu yaitu Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus.

Yogurt telah dikenal oleh masyarakat luas dan termasuk di antara makanan tersehat karena jumlah nutrisi yang sangat tinggi yang dikandungnya, terutama protein dan kalsium.

Yogurt juga telah tersedia di pasar dan juga dapat dengan mudah didapatkan di toko-toko terdekat.

Yoghurt dapat diberikan kepada bayi di atas 7 bulan karena protein susu dipecah oleh bakteri lactobacillus menjadi bentuk yang lebih sederhana dan dapat dengan mudah dicerna.


Ahli Nutrisi dari National Institute of Nutrition, Hyderabad merekomendasikan 5 porsi susu dan produk susu lainnya untuk anak di atas usia 6 bulan.

Karena konversi laktosa dalam susu menjadi glukosa dan galaktosa dalam yogurt, orang yang menderita intoleransi laktosa dapat memasukkan yogurt ke dalam makanan mereka untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.

Manfaat Luar Biasa Yogurt untuk Bayi

Nilai gizi yang tinggi dari yoghurt memfasilitasi perkembangan dan kesejahteraan bayi secara keseluruhan. Selain aspek nutrisi, ada beberapa manfaat pemberian yoghurt pada bayi.

1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Probiotik dalam yogurt seperti Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium lactis memfasilitasi kelancaran fungsi sistem pencernaan.

Bakteri Lactobacillus acidophilus membantu mengurangi gejala intoleransi laktosa sedangkan bakteri Bifidobacterium lactis menurunkan kejadian Irritable Bowel Syndrome serta sembelit.

Yogurt juga mengandung bakteri Streptococcus thermophilus yang mengurangi kram perut dan perut kembung.

2. Meredakan Diare pada Bayi

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition Research menyimpulkan bahwa memasukkan yogurt mengurangi gejala dan mengurangi durasi diare akut pada anak .

Yogurt mengandung Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium bifidum yang memelihara bakteri baik di saluran pencernaan.

Asupan antibiotik untuk mengobati infeksi bakteri tidak hanya membunuh bakteri penyebab penyakit tetapi juga mengganggu bakteri baik yang mengatur pergerakan tinja, yang mengakibatkan diare.

Probiotik dalam yogurt mengembalikan bakteri menguntungkan di usus, memerangi infeksi bakteri serta mengurangi frekuensi tinja pada diare terkait antibiotik. Banyak penelitian telah mengungkapkan sifat pelindung yoghurt terhadap infeksi gastrointestinal karena Rotavirus, Salmonella, Shigella dan E.coli.

3. Membantu Mengobati Insomnia

Insomnia adalah masalah umum yang menyerang bayi . Yogurt mengandung vitamin B kompleks dan triptofan, yang merangsang produksi serotonin, neurotransmitter yang mengatur tidur.

Selain itu, magnesium dalam yogurt, bekerja sebagai pelemas otot dan memiliki efek menenangkan pada tubuh.

4. Meningkatkan Imunitas

Probiotik dalam yogurt membantu dalam produksi antibodi yang bertahan melawan patogen. Basil asam laktat dalam yogurt meningkatkan sistem kekebalan usus serta mekanisme pertahanan tubuh secara keseluruhan.

Yogurt adalah sumber Vitamin A dan D yang baik, yang memainkan peran penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Probiotik meningkatkan resistensi serta pemulihan dari semua jenis infeksi.

5. Meningkatkan Kesehatan Tulang

Yogurt penuh dengan kebaikan nutrisi yang ramah tulang seperti protein, kalsium, vitamin D, fosfor, dan magnesium.

Yogurt juga mengandung laktoferin, protein pengikat besi yang meningkatkan aktivitas sel osteoblas (sel pembentuk tulang) dan menurunkan aktivitas sel osteoklas (sel yang memecah tulang).

Asupan makanan dari produk susu seperti yogurt selama masa kanak-kanak, mengoptimalkan massa tulang puncak dan menurunkan risiko osteoporosis di kemudian hari.