Halloween party ideas 2015


Pengertian Iman

Iman merupakan asas utama dalam hal beragama. Tanpa iman maka seseorang bisa dibilang tak memiliki preferensi agama sama sekali. Oleh karenanya bisa dibilang bahwa iman adalah agama itu sendiri. 

Dalam ajaran Islam, Iman ada enam jumlahnya dimana semua iman itu harus dipercayai dan dipegang teguh. Jika ada orang yang beriman pada satu hal dan tidak beriman kepada hal yang lain itu sama saja ia tidak beriman karena memang semua iman itu berkaitan.
gambar semesta via pexels.com

Suatu ketika nabi Jibrli datang kepada Nabi Muhammad Saw. dengan bentuk seorang laki-laki dan duduk bersama para sahabat nabi dimana mereka berada dalam sebuah majelis. Lalu Jibril pun bertanya-tanya untuk mengajari para sahabat tentang arti Iman. Hal ini disebutkan dalam hadis riwayat Umar bin Khattab ra. dalam shahih Muslim berikut:
قال : فأخبرني عن الإيمان قال أن تؤمن بالله وملائكته وكتبه ورسله واليوم الآخر وتؤمن بالقدر خيره وشره قال : صدقت
(Jibril yang menyerupai manusia itu) bertanya: ”Lalu terangkanlah kepadaku tentang iman”. (Rosululloh) menjawab: ”Hendaklah engkau beriman kepada Alloh, beriman kepada para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para utusan-Nya, hari akhir, dan hendaklah engkau beriman kepada taqdir yang baik dan yang buruk.” (Jibril yang menyerupai manusia itu) berkata: ”Engkau benar.”
Berdasarkan hadis di atas, kita bisa menarik kesimpulan bahwasanya rukun iman itu ada enam, yaitu iman kepada Allah, Malaikatnya, kitab-kitab-nya, kitab-kitabnya, hari akhir, dan kepada taqdir yang baik maupun yang buruk.

Iman sendiri dalam segi bahasa berarti percaya dan membenarkan. Adapun secara istilah, iman berarti percaya secara seutuhnya dimana kepercayaan itu bia mengubah perilaku dan akhlak. Para ulama menyebutkan bahwa pengertian iman adalah percaya dan memiliki keyakinan dalam hati dimana keyakinan itu bisa membuat tubuh melaksanakan amal yang baik serta juga berpengaruh pada lisan. Hal ini berarti Iman adalah, percaya kepada Allah, kitab, malaikat, rasul, qadha dan qadar secara penuh dan kepercayaan ini bisa mengubah perilaku seseorang juga ucapannya.

Adapun pengertian iman kepada Allah itu adalah membenarkan secara utuh dan sempurna bahwa Allah itu wujud atau ada, juga meyakini kewajiban-kewajiban lain seperti keyakinan akan keesaan Allah dimana keyakinan ini mampu meresap dalam hati dan merubah perilaku dan perbuatan.

Rincian Penjelasan Tentang Iman Kepada Allah Swt

Ketika kita berbicara tentang iman kepada Allah maka kita pun juga akan membahas tentang bagaimana perincian dari iman kepada Allah itu sendiri. Berikut ini adalah beberapa rincian tentang iman kepada Allah swt.

1. Percaya dan Yakin bahwa Allah itu ada
2. Percaya dan yakin bahwa Allah itu Esa
3. Percaya dan yakin bahwa Allah memiliki nama-nama yang Indah beserta sifat-sifat yang Agung

Setelah kita membahas tentang apa itu iman dan apa itu rincian tentang iman kepada Allah swt. kangdidik.com akan membahas tentang bagaimana  cara memperkuat iman kepada allah swt
cara meningkatkan iman kepada allah swt.

Cara Memperkuat dan meningkatkan iman kepada allah

Para ulama ahli sunnah wal jamaah meyakini bahwasanya iman itu terkadang naik dan terkadang turun. Mereka membahasakannya dengan kalimat:
أنّ الإيمان يزداد وينقص
Iman itu terkadang bertambah dan terkadang turun

jadi iman senantiasa harus selalu dipupuk agar kuat karena memang iman bisa saja tinggi namun juga bisa rendah.

1. Mempelajari Isi Al-Quran

al-Quran adalah kitab petunjuk utama yang berisi kebenaran bagi umat manusia. Al-Quran menunjukkan mana yang benar dan mana yang salah dan mampu membimbing manusia untuk beriman dan bertakwa secara benar.

Maka jika kita hendak menguatkan iman kepada Allah maka tiada cara yang lebih utama melainkan mentadaburi dan memahami isi dari al-Quran. Namun kita harus berhati-hati dan jeli dalam mempelajari al-Quran dengan cara belajar dari ahlinya. 

Jika kita belajar al-Quran dengan cara yang keliru, misalkan dengan hanya bergantung pada terjemahan, maka hal itu bisa berbahaya karena bisa salah paham, meskipu kita memiliki niat yang benar yaitu ingin bagaimana cara meningkatkan iman kepada allah.

2. Mempelajari dan Mengamalkan Sunnah Rasul

Dalam Islam mempelajari sunnah saja tidak cukup. Perlu figur yang manusiawi yang memberi contoh kepada kita bagaimana beriman kepada Allah beserta keimanan lainnya dan bagaimana menjadi seorang muslim yang benar. Hal ini bisa kita pelajari dari sosok Nabi Muhammad Saw.

Dengan mempelajari sunnah serta mengamalkannya, maka hal ini bisa mempertebal dan menguatkan iman kita untuk senantiasa taat pada ajaran agama dengan mencontoh pribadi Rasulullah Saw.

3. Mempelajari Kisah  Nabi serta Para Sahabat

Dengan mempelajari kisah dari nabi dan para sahabat, maka kita akan bisa mendapatkan hikmah yang bisa menguatkan iman kita kepada Allah. Kita bisa mengetahui dan memahami bahwa iman para masyarakat Mekah diuji dengan hadirnya Islam apakah mereka mau menerimanya atau tidak.

Bahkan kita juga bisa mensyukuri kehidupan kita sekarang ini dimana menjadi seorang muslim tidaklah seberat sebagaimana menjadi umat muslim sebagaimana di masa awal saat baru muncul di Mekah.

4. Berkumpul dengan Orang Shaleh

Teman bergaul sangat mempengaruhi seseorang dalam hal kepribadian dan kebiasaannya. Dalam syair Arab dijelaskan:
عَنِ الْـمَرْءِ لاَ تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِيْنِهِ # فَكُلُّ قَرِيْنٍ بِالْـمُقَارَنِ يَقْتَدِيْ
فَاِنْ كَانَ ذَا شَرٍّ فَجَنِّبْهُ سُرْعَةً # فَاِنْ كَانَ ذَا خَيْرٍ فَقَارِنْهُ تَهْتَدِيْ
Janganlah engkau bertanya tenteng kepribadian orang lain lihat saja temannya,karena seseorang akan mengikuti apa yang dilakukan teman-temannya, bila temannya tidak baik maka jauhilah dia secepatnya, dan bila temannya baik maka temanilah dia kamu akan mendapatkan petunjuk.
Maka salah satu cara untuk menguatkan iman kepada Allah Swt. adalah dengan bergaul bersama orang-orang saleh karena disanalah kita akan mendapatkan banyak ilmu dan manfaat.

5. Melakukan Evaluasi Diri (Bermuhasabah)

Seorang muslim seyogyanya harus menyempatkan diri untuk bermuhasabah, terutama saat hendak tidur. Hal ini adalah untuk menghitung amal perbuatan yang baik dan buruk yang dilakukan serta berusaha mengoreksi diri untuk menjadi yang lebih baik.

Dalam sebuah maqolah ulama disebutkan bahwa jika hari ini adalah sama dengan hari kemarin, maka orang itu merugi. Jika hari ini lebih buruk dari kemarin maka orang itu mendapatkan bencana. Tetapi barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari-hari sebelumnya, maka ia telah mendapatkan manfaat hidup yang besar.

6. Melakukan Kegiatan yang Bermanfaat

Iman dan kepercayaan banyak dipengaruhi oleh beragam aktifitas yang kita kerjakan. Jika ada aktifitas kita yang ada indikasi bakal menjurus pada berkurangnya iman kepada Allah, maka kita hendaknya menghindarinya. 

Isi kegiatan sehari-hari dengan kegiatan yang bermanfaat, maka hal itu akan menyita waktu kita sehingga kita tidak sempat melakukan hal-hal yang tidak berguna.

7. Membaca Buku-Buku Islam

cara untuk meningkatkan iman kepada allah swt selanjutnya adalah dengan memperkaya pengetahuan diri tentang Islam dengan membaca buku-buku berisi ajaran Islam. Dengan semakin banyaknya petunjuk dan bukti yang kita pelajari maka iman kita kepada Allah akan semakin meningkat.

8. Membandingkannya dengan Kepercayaan Lain

Salah satu cara meningkatkan keimanan kita kepada Allah adalah dengan membandingkan keimanan dalam Islam dengan keimanan dalam agama lain. Dengan tanpa mengolok-olok agama lain, kita bisa membandingkan bahwa ternyata konsep keimanan dalam agama Islam sangat sempurna. 

Misalnya saja Allah itu mutlak satu, dimana jika ada dua tuhan maka pasti akan ada ketidakharmonisan yang bisa merusak keseimbangan alam.

9. Memperbaiki Shalat

Shalat itu mencegah dari perbuatan mungkar dan buruk. Dengan demikian shalat pun juga bisa menambah keimanan kita kepada Allah karena shalat merupakan ibadah yang bersifat kehambaan. Dalam shalat kita berinteraksi kepada Allah.

10. Memperbanyak Dzikir

cara menguatkan iman kepada allah swt berikutnya adalah dengan berdzikir. Adapun inti dari dzikir adalah mengingat Allah. Dzikir adakalanya dengan lisan dan hati. Jika kita berdzikri secara sungguh-sungguh maka kita pun akan mengingat Allah dan dengan demikianlah iman kita bertambah kuat.

11. Memperbanyak Syukur, Jangan Mengeluh

bersyukur dan tidak mengeluh pada keadaan adalah kunci utama kita dalam rangka menjadi hamba yang baik. Bersyukur berarti kita memiliki harapan dan rasa terimakasih kepada Sang Pencipta yaitu Allah.

12. Mengasah Akal dan Menjauhi Hawa Nafsu

Kalau manusia bisa berfikir sesuai dengan hati nurani dan akal yang sehat maka ia akan bisa mencari kebenaran dan jalan yang terang. Hal ini pun berlaku jika kita hendak menginginkan cara agar iman kita bisa kuat. 

Hawa nafsu senantiasa ditunggangi oleh syetan, dan keputusan dari hawa nafsu itu tidak bisa jernih. Oleh karenanya, dalam keadaan apapun, jernihkan fikiran dengan mempertimbangkan segala keputusan menggunakan hawa nafsu. Hal ini pun bisa berpengaruh pada keyakinan dan iman kita.

13. Mengikuti Majelis Ilmu

cara memperkuat iman kepada allah yang paling ampuh adalah dengan mengikuti majelis ilmu. Terkadang manusia akan merasakan keraguan, dan ini bisa diatasi dengan cara bertanya pada ulama dalam majelis-majelis ilmu.

14. Menjalankan Perintah Allah Secara Konsisten

Dengan menjalankan perintah Allah maka kita pun memupuk diri untuk beriman dan percaya kepada Allah. Kita tahu bahwasanya perintah itu dijalankan karena kita percaya akan pahala dan siksa. Dan hal ini berarti kita pun percaya akan adanya Allah yang Maha Kuasa dalam meminta pertanggungjawaban para makhluk-Nya.

15. Menjauhi Lingkungan yang Buruk

Cara untuk menguatkan iman kepada allah berikutnya adalah dengan menjauhi lingkungan dan pergaulan yang buruk. Lingkungan dan teman itu memberi pengaruh yang besar terhadap sikap kita.

Para ulama mengibaratkan bahwa teman itu seperti penjual minyak dan tukang pandai besi. Jika kita berteman dengan tukang minya, maka kita sedikit banyak akan terkena wangi dari minyak itu karena sedikit banyak ketika kita berkunjung ke tempatnya baju kita akan terkena cipratan minyak atau teman kita akan mengusapkan minyak kepada kita.

Sebaliknya jika kita berteman dengan tukang pandai besi, maka jika kita berkunjung ke tempatnya maka baju kita sedikit banyak akan terkena asap yang menimbulkan bau. Juga tak jarang kita terkena percikan api. Ibarat ini mengingatkan kita betapa berpengaruhnya teman terhadap kepribadian kita.

16. Menjauhi Ajakan Kemaksiatan

Kemaksiatan itu muncul di karenakan salah satunya iman yang melemah. Seseorang yang lemah imannya maka akan mudah terjerumus ke dalam kemaksiatan. Oleh karenanya, cara untuk menjaga agar iman kita senantiasa kuat adalah dengan menjauhi kemaksiatan itu sendiri.

17. Mentadaburi Alam Semesta

Memikirkan dan mentadabburi alam semesta dimana kita tinggal adalah salah satu cara menguatkan iman kita kepada allah. Dengan memikirkan bagaimana penciptaan dan keajaiban alam yang menakjubkan seperti pemandangan yang indah, hewan dan tumbuhan yang serasi dan indah maka membuat kita akan memikirkan bagaimana kuasanya sang pencipta dalam menciptakan semua keindahan ini.

Tentu keindahan alam yang rumit dan menakjubkan ini tidak muncul secara tiba-tiba sehingga kita bisa yakin dan bertambah iman kita bahwa sang Pencipta alam ini adalah Allah yang Maha Esa.

18. Tidak Terlena dengan Kehidupan Dunia

Kehidupan dunia itu bisa membuat manusia lupa kepada Allah sehingga bisa mengurangi kadar keimanan jika terlalu cinta pada dunia. Oleh karenanya, cara menguatkan iman kepada allah salah satunya adalah dengan menghindari kecintaan pada kehidupan dunia.

Tidak cinta dunia tidak berarti malas bekerja. Tidak cinta dunia berarti kita rela mengorbankan harta kita untuk kemaslahatan dunia dan agama kita.


Powered by Blogger.